SELAMAT DATANG DI PORTAL DARI MAHASISWA AWAK UNTUK INDONESIA                                                           DAPATKAN BERBAGAI TULISAN DAN OPINI TENTANG ISLAM, MINANGKABAU, NASIONAL DAN INTERNASIONAL, DUNIA MAHASISWA DAN YANG LAINNYA DI SINI                                                                                                                     

Permasalahan negara? Seandainya saya jadi presiden

by ridho zulandra 3 komentar

Dalam suatu kelompok pasti ada seorang yang ditunjuk sebagai pemimpin. Pemimpin itulah yang bertugas untuk mengatur bagaimana jalannya kelompok dan memikirkan langkah-langkah yang diambil agar kedepannya kelompok tersebut berjalan sesuai rencana. Namun tidak semua pemimpin yang telah ditunjuk mampu menjalankan tugas tersebut dengan baik. Kebanyakan dari para pemimpin gagal menyelesaikan masalah yang ada di kelompok tersebut. Begitulah yang terjadi di Indonesia sekarang. Sang presiden tidak mampu menciptakan kesejahteraan bagi rakyatnya. Kebodohan dan kemiskinan merajalela di mana-mana, sementara pejabat-pejabat di bawahnya malah korupsi hanya untuk kekayaan pribadi semata.

Seandainya saya jadi presiden, kebijakan pertama yang saya ambil adalah mengutamakan masalah pendidikan bagi seluruh rakyat. Dengan begitu seluruh rakyat dapat mengenyam pendidikan baik dari tingkat SD, SMP, SMA sampai kepada perguruan tinggi. Kemiskinan terjadi karena rakyat tidak mempunyai penghasilan yang cukup dikarenakan tidak adanya pekerjaan yang layak. Hal itu terjadi karena rakyat itu sendiri belum siap memasuki dunia kerja karena tidak mempunyai dasar pendidikan dan keahlian yang dibutuhkan. Apabila rakyat mempunyai pendidikan, pastinya akan mudah untuk mendapatkan pekerjaan tersebut dan pekerjaan yang dilakukan juga akan lebih berkualitas.

Pendidikan yang dimaksud tentunya bukan hanya pendidikan yang bersifat materi pengetahuan semata, melainkan juga pendidikan moral. Moral yang bagus akan memperkuat seseorang untuk tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan moral itu sendiri. Sehingga akan mengurangi jumlah tindakan korupsi dikalangan pejabat-pejabat tingkat bawah presiden. Berkurangnya jumlah korpusi berarti berkurangnya uang negara yang hilang. Dengan begitu, akan semakin banyak anggaran dana yang tersedia untuk masalah-masalah lainnya seperti untuk pembangunan, kesehatan, dan yang lainnya. Dari hal tersebut bukan tidak mungkin kesejahteraan dengan sendirinya tercipta.

Dari hal di atas, terbukti bahwa segala permasalahan yang timbul berawal dari kurangnya pendidikan. Jadi, seandainya saya jadi presiden yang paling saya utamakan adalah pendidikan yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia dari jenjang yang paling rendah sampai ke jenjang yang paling tinggi.


Murahnya Harga Diri Bangsa ini, Siapa Yang Harus disalahkan?

by ridho zulandra 2 komentar


Semakin hari semakin banyak kondisi menyedihkan terjadi di bangsa ini. Semakin banyak hal yang dapat membuat hati tersayat ketika melihatnya. Dimulai dari berbagai masalah korupsi yang tak kunjung selesai, terus menurunnya tingkat kesejahteraan mesyarakat, sampai kepada tidak adanya lagi rasa cinta tanah air pada bangsa sendiri. Akibatnya semakin mudahlah harga diri bangsa diperjualbelikan hanya dengan materi semata. Namun, siapakah yang bertanggung jawab atas semua itu? Siapakah yang harus disalahkan? Apakah hanya pemerintah saja? Ataukah hanya masyarakat itu sendiri?
Jika dilihat dari sisi pemerintah sendiri, telah ada berbagai usaha yang dilakukan. Pemerintah telah berupaya agar rasa cinta tanah air tetap melekat pada diri dari wagranya. Seperti contohnya saja ditetapkannya tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional dan lainnya. Namun apakah semua itu berhasil? Karena kenyataannya tetap saja ada tindakan-tindakanyang rela menjual harga diri bangsa demi kepentingan sendiri. Apakah usaha pemerintah tersebut salah?
Yang menjadi penyebabnya adalah tidak adanya keseriusan dari pemerintah. Pemerintah terlihat hanya setengah-setengah dalam pelaksanaanya. Hari Pahlawan Nasional hanya diperingati hanya sebagai formalitas belaka. Tidak ada nilai-nilai yang melekat dari peringatan tersebut. Masyarakat hanya adiberi pengetahuan bahwa tanggal 10 november adalah hari pahlawan tanpa adanya tindak lanjut dalam usaha untuk meningkatkan kecintaan tersebut. Semuanya tidak akan berhasil jika dilakukan hanya dengan setengah-setengah. Dan itu hanyalah satu dari beberapa ketidakseriusan usaha pemerintah, masih banyak lagi yang ketidakseriusan yang lainnya.
Dari masyarakat sendiri, dahulu Indonesia terkenal sebagai masyarakat yang fanatik untuk negaranya. Mereka rela melakukan apa saja bahkan harus mengorbankan dirinya sendiri untuk bangsa. Sebagai contohnya pada zaman penjajahan, ribuan pejuang rela mati untuk Indonesia. Tapi sedikit demi sedikit semua itu dipaksa untuk dihapuskan. Rasa cinta tanah air terus dikikis oleh beratnya rintangan dan tantangan yang harus dihadapi. Hingga akhirnya semua itu hilang dan bahkan malah sebaliknya. Harga diri bangsa rela dipejualbelikan. Misalnya saja ketika Sea Games 2011 yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang. Beberapa dari warga Indonesia malah mendukung Thailand ketika bertanding melawan Indonesia. Mereka mengakui mendukung Thailand karena dibayar dengan baju dan uang. Sekarang yang perlu dipertanyakan semudah itukah untuk menjual bangsa dihadapan bangsa itu sendiri?
Dari hal di atas dapatlah kita simpulkan bahwa kesalahan atas murahnya harga diri bangsa ini tidak dapat dilimpahkan hanya pada satu pihak saja karena semuanya memegang peran penting dalam proses menimbulkan rasa cinta tanah air. Usaha-usaha yang dilakukan tidak akan membuahkan hasil jika tidak ada keterlibatan kedua belah pihak.


Information System Expo 2011

by ridho zulandra 1 komentar

Adalah hal yang wajar apabila hari ulang tahun diperingati dengan sebuah acara yang bermanfaat dan dapat berbekas diingatan. Begitulah yang dilakukan jurusan Sistem Informasi ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Dalam rangka memperingati ulang tahunnya yang ke 10, jurusan Sistem Informasi ITS melalui Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) mengadakan IS Expo (Information System Expo) yang diadakan selama lebih kurang 1 minggu dan acara puncaknya diadakan pada tanggal 2 November 2011 di Pusat Robotika ITS. Adapun dalam IS Expo tersebut terdapat beberapa rangkaian acara yang dimulai dari Visit JSI, yaitu kegiatan pengunjungan jurusan SI ITS bagi siswa SMA sederajat, lomba band antar SMA, seminar SAP, pemecahan rekor MURI dengan Update status jejaring sosial Twitter lewat 1.111 akun yang berbeda dan ISE Toningt (Together In One Night).Acara yang berlangsung meriah ini berjalan dengan sukses dan mendapatkan tanggapan yang positif baik dari pengunjung maupun peserta. Terbukti dengan antusias dari yang mengikuti serangkaian acara tersebut dari awal sampai akhir.
Acara yang pertama, yaitu Visit JSI, diikuti oleh puluhan siswa SMA yang langsung datang ke jurusan SI ITS. Di sana mereka diperkenalkan beberapa elemen dari jurusan SI sendiri, mulai dari fasilitas kampus sampai kepada kegiatan pembelajaran dari salah satu dari mata kuliah yang ada. Mereka dipersilahkan untuk melihat labor-labor yang ada di SI, ruangan kelas, gazebo dan yang lainnya. Setelah itu, mereka diajak untuk mencoba salah satu mata kuliah, yaitu Keterampilan Interpersonal. Dalam mata kuliah itu yang dilatih adalah soft skill karena hal yang terpenting yang harus dimiliki oleh mahasiswa SI adalah soft skill yang terasah. Mereka sangat bersemangat untuk mengikuti seluruh kegiatan yang terangkum dalam Visit JSI.
Selain itu, acara yang lain adalah lomba band SMA sederajat. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa band yang tidak hanya berasal dari Surabaya saja, tapi juga ada yang dari luar Surabaya. Masing-masing band membawakan lagu yang berbeda. Tahap seleksi sudah dimulai sebelum acara Visit JSI dilaksanakan dan yang lulus seleksi akan tampil pada ISE Tonight. Pada tanggak 2 November dilangsungkan acara Seminar SAP pada pukul 08.00 sampai 12.00 WIB dan dilanjutkan dengan ISE Tonight pada pukul 15.00 sampai 24.00 WIB. Seminar SAP diikuti oleh puluhan orang yang tidak hanya dari ITS, ada juga yang dari UNAIR dan sebagainya. Dan adapun pemecahan rekor MURI dengan update status jejaring sosial Twitter lewat 1.111 akun yang berbeda, piagamnya diserahterimakan pada acara ISE Tonight.
Seperti yang kabanyakan terjadi pada puncak serangakaian acara, Terlihat peserta yang semakin antusias pada ISE Tonight. Peserta sangat menunggu-nunggu untuk acara ini karena memang pada ISE Tonight didatangkan bintang tamu yang spesial, yaitu Ten 2 Five. Dan Ten 2 Five memang disengajakan tampil pada jam-jam terakhir dari ISE Tonight. Semua itu dilakukan agar intensitas acara yang semakin ke ujung semakin meningkat. Namun, walaupun tampil pada jam-jam terakhir, tidak terlihat perasaan lelah dari peserta ketika sudah melihat band kesayangannya tersebut. Semua kesuksesan dari acara tersebut tidak akan terjadi apabila tidak ada persiapan yang matang dan kerjasama baik dari panitia maupun peserta.


Film Inspiratif, Alangkah Lucunya Negeri Ini

by ridho zulandra 2 komentar

Saat sekarang ini semakin banyak film film Indonesia yang mengangkat tema tentang kehidupan sehari – hari. Dibalik film – film tersebut terdapat ajaran yang secara tersirat tergambar dalam jalan ceritanya. Kebanyakan dari film – film tersebut diberi bumbu tambahan komedi agar tidak menimbulkan kejenuhan bagi penonton. Salah satunya adalah film Alangkah Lucunya (Negeri Ini) yang disutradarai oleh Deddy Mizwar. Dalam film ini terdapat sederetan bintang film ternama seperti Deddy Mizwar, Slamet Rahardjo, Jaja Mihardja dan Tio Pakusadewo. Selain nama-nama tersebut, pemain yang lainnya adalah Reza Rahardian, Asrul Dahlan, Ratu Tika Bravani, Rina Hasyim, Sakurta Ginting dan Sonia. Adapun produsernya dari film ini adalah Zairin Zain dan ditulis oleh Musfar Yamin.

Film Alangkah Lucunya (Negeri Ini) merupakan film Inspiratif yang menceritakan tentang seorang tamatan sarjana manajemen yang bernama Muluk dan masih belum mendapatkan pekerjaan semenjak 2 tahun wisudanya. Adapun tokoh Muluk diperankan oleh Reza Rahardian. Dalam cerita tersebut diceritakan Muluk bertemu dengan seorang anak yang berprofesi sebagai pencopet bernama Komet. Sedangkan yang berperan sebagai Komet adalah Angga Putra. Kemudian Muluk melihat peluang pekerjaan dan Komet membawanya ke markas Komet. Di sana Muluk dipertemukan kepada bosnya yang bernama Jarot.

Muluk sangat terkejut karena yang ditemuinya adalah sebuah kelompok pencopet. Kelompok yang dipimpin Jarot tersebut terdiri dari anak-anakseumuran Komet. Akhirnya Muluk mencoba untuk mengubah pola pikir mereka agar bisa berhenti memcopet dan mencari pekerjaan lainnya, yaitu sebagai pengasong. Dalam usaha tersebut Muluk memnita bantuan kepada kedua temannya, Syamsul yang diperankan oleh Asrul Dahlan dan Pipit yang diperankan oleh Tika Bravani .Usaha yang dilakukan Muluk dan temannya ini mendapatkan banyak rintangan mulai dari pemikiran anak-nak tersebut yang menganggap lebih menyenangkan sebagai pencopet karena uang yang dihasilkan banyak tanpa diperlukan kerja keras sampai kepada tidak setujunya ayah Muluk mendapatkan uang dari hasil copet.

Dari film ini penonton diajak untuk menertawakan atas kebrobrokan yang terjadi di bangsa ini. Di film ini juga terdapat sindiran terhadap para penguasa karena anak-anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan negara malah harus berjuang sendirian dengan cara mencopet, sementara para penguasa malah dengan enaknya hidup dalam kemewahan yang didapat dari hasil korupsi. Itulah sedikit gambaran tentang kehidpan masa sekarang yang diangkat menjadi sebuah film. Diharapkan semakin bermuculannya film-film lainnya yang bertemakan serupa.

.



Followers