SELAMAT DATANG DI PORTAL DARI MAHASISWA AWAK UNTUK INDONESIA                                                           DAPATKAN BERBAGAI TULISAN DAN OPINI TENTANG ISLAM, MINANGKABAU, NASIONAL DAN INTERNASIONAL, DUNIA MAHASISWA DAN YANG LAINNYA DI SINI                                                                                                                     
Tampilkan postingan dengan label Dunia Kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Kampus. Tampilkan semua postingan

5 Perguruan Tinggi Kesehatan Terbaik di Sumatera Barat

by ridho zulandra 5 komentar


Tingkat kesehatan merupakan salah satu indikator pengukuran tingkat kesejahteraan dan kemakmuran suatu negara. Negara yang tingkat kesejahteraannya tinggi akan memiliki tingkat kesehatan masyarakat yang baik pula, begitu pula sebaliknya. Kesehatan sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa.

Untuk menciptakan masyarakat yang sehat tersebut dibutuhkan tenaga kesehatan sebagai pelaksana dan pendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang sehat. Oleh karena itu keberadaan tenaga kesehatan dinilai sangat penting. Hal ini sesuai dengan UU Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Kesehatan yang menyebutkan bahwa tenaga kesehatan memiliki peranan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.

Namun, saat sekarang ini, kondisi tenaga kesehatan di Indonesia masih belum bisa dikatakan baik. Kurangnya tenaga kesehatan di Indonesia menyebabkan masih banyak masyarakat yang tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Seperti yang diberitakan Tempo pada April 2013, ketersediaan dokter umum yang ada di Indonesia yaitu 33 dokter umum untuk 100 ribu penduduk. Menurut WHO, jumlah itu dinilai tidak ideal, yang seharusnya 40 dokter umum untuk 100 ribu penduduk. Total jumlah dokter umum di Indonesia berkisar 88 ribu, sehingga kekurangan sekitar 12 ribu lagi. Selain itu, permasalahan lainnya yaitu tidak meratanya penyebaran tenaga kesehatan tersebut. Hal ini berdampak pada berbedanya pelayanan kesehatan yang diberikan di kota dengan di desa. Tidak meratanya distribusi dari tenaga kesehatan yang ada menyebabkan pada suatu daerah tenaga kesehatan menumpuk, namun pada daerah yang lain sangat minim.

Oleh karena itulah keberadaan perguruan tinggi kesehatan sebagai pencetak tenaga kesehatan sangat dibutuhkan. Diharapkan kekurangan akan tenaga kesehatan tersebut akan sesegera mungkin ditutupi. Namun, tenaga kesehatan yang dihasilkan haruslah yang berkualitas, terlatih dan sesuai dengan yang standar yang dibutuhkan. Di sinilah peranan perguruan tinggi berkualitas guna menghasilkan lulusan yang berkualitas juga yang kedepannya dapat menghasilkan tenaga kesehatan sesuai dengan yang diharapkan

Berikut merupakan 5 perguruan tinggi kesehatan terbaik yang ada di Sumatera barat

1. UNIVERSITAS BAITURRAHMAH


UNIVERSITAS BAITURRAHMAH didirikan oleh YAYASAN PENDIDIKAN BAITURRAHMAH dengan ketua Bapak H. Amran pada tanggal 16 Juli 1994. Saat ini terdapar 7 program studi, yaitu program studi Pendidikan Dokter yang berada pada Fakultas Kedokteran, program studi Pendidikan Dokter Gigi pada Fakultas Kedokteran Gigi, program studi Kesehatan Masyaraat di Fakultas Kesehatan Masyarakat, program studi Manajemen dan program studi Akuntansi, pada Fakultas Ekonomi serta program studi D3 Kebidanan serta program studi D III Teknik Radio Diagnostik dan Radio Terapi yang berdiri sendiri. Universitas Baiturrahmah merupakan Universitas yang menitik beratkan program pendidikannya pada bidang kesehatan. 


Kampus dengan luas ± 7,6 ha memiliki fasilitas yang sangat baik. Sebuah rumah sakit pendidikan, Rumah Sakit Siti Rahmah dengan fasilitas 70 tempat tidur diresmikan tahun 2004 dan sebuah poliklinik khusus untuk kesehatan mulut dan gigi, Poliklinik Gigi dan Mulut Siti Rahmah dibuka tahun 2009 ini. Kampus ini juga memiliki ruang kuliah yang memadai, ruang laboratorium, fasilitas perpustakaan, komputerisasi dan laboratorium bahasa.

Sejak tahun 1998, program Studi Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter Gigi sudah memiliki akreditasi B. Masing-masing fakultas pada UNIVERSITAS BAITURRAHMAH telah menjalin kerjasama dengan universitas dan lembaga terkait, seperti Universitas Andalas, Universitas Sumatera Utara, Rumah Sakit Umum dr.Pirngadi Medan dan rumah sakit lainnya, serta Dinas Kesehatan Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Selain itu dijalin pula kerjasama dengan Fakulti Kegigian Universiti Malaya. Hal ini dilakukan guna menjaga mutu dan kelancaran pelaksanaan kurikulum pengajaran.

Guna turut serta berpartisipasi dalam membangun bangsa, kampus ini aktif terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat seperti aksi donor darah, pelatihan penatalaksaan kegawatdaruratan medik dan lainnya.



2. POLTEKKES KEMENKES PADANG


POLTEKKES KEMENKES PADANG merupakan salah satu institusi pendidikan yang bernaung di bawah Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Di Indonesia terdapat 38 Poltekkes yang tersebar di seluruh Indonesia. Kampus ini berdiri pada tahun 2002 dan merupakan gabungan dari 6 perguruan tinggi kesehatan di Sumatera Barat yang sudah ada sebelumnya, yaitu AKADEMI KESEHATAN LINGKUNGAN, AKADEMI KEPERAWATAN PADANG, AKADEMI KEPERAWATAN SOLOK, AKADEMI GIZI PADANG, AKADEMI KEBIDANAN PADANG dan AKADEMI KEBIDANAN BUKITTINGGI. Kemudian pada tahun 2004, AKADEMI KESEHATAN GIGI BUKITTINGGI juga turut bergabung dengan POLTEKKES PADANG.


Kampus ini memiliki 5 jurusan dan 10 program studi. Yang pertama Jurusan Kesehatan Lingkungan dengan program studi D3 dan D4 Kesehatan Lingkungan. Yang kedua jurusan Gizi yang memiliki program studi D3 dan D4 Gizi. Kemudian jurusan Keperawatan, terdiri dari D3 Keperawatan Padang dan D4 Keperawatan Solok, Jurusan Kebidanan, terdiri dari D3 Kebidanan Padang, D3 Kebidanan Bukittinggi dan D4 Kebidanan. Dan yang terakhir Jurusan Keperawatan Gigi yang memiliki program studi D3 Keperawatan Gigi.

Poltekkes Kemenkes Padang dinilai baik dari berbagai hal. Dari sisi fasilitas, kampus ini memiliki gedung aula sendiri, komplek asrama mahasiswa yang terletak di sebelah kampus, laboratorium-laboratorium dan perpustakaan sebagai sarana penunjang pembelajaran, halaman yang luas dan berbagai fasilitas-fasilitas penunjang lainnya. Dari hal peranannya terhadap kemajuan bangsa, kampus ini juga aktif dalam berbagai penelitian-penelitian, seperti mengenai program keluarga berencana. Selain itu, juga sering terlibat dalam kegiatan-kegiatan pengabdian masyarakat. Sedangkan dari sisi pengembangan softskill mahasiswa, terdapat berbagai wadah bagi mahasiswa. Baik softskill organisatoris melalui BEM maupun softskill lainnya melalui UKM-UKM yang ada. Terdapat 6 UKM dari berbagai jenis, yaitu UKM Seni Budaya, UKM FSI, UKM Pramuka, UKM Olahraga, UKM Koperasi dan UKM Siaga Bencana. 

3. STIKES FORT DE KOCK


STIKES FORT DE KOCK berdiri pada tahun 2004. STIKes yang bernaung di bawah YAYASAN PENDIDIKAN FORT DE KOCK ini berdiri berdasarkan rekomendasi hasil kesepakatan Pemko Bukittinggi dengan anggota yayasan. Pendiriannya telah sesuai dengan visi Pemko Bukittinggi sendiri yiatu menjadikan Kota Bukittinggi sebagai kota pendidikan dan pariwisata. Kampus ini memiliki program pendidikan S1 Keperawatan, S1 Kesehatan Masyarakat, D4 Bidan Pendidik, D3 Kebidanan, D3 Fisioterapi, dan Magister Kesehatan Masyarakat. 

Kampus ini memiliki berbagai fasilitas pendukung proses pembelajaran, seperti ruang perkuliahan yang nyaman dan dilengkapi dengan Proyektor/LCD, laboratorium kesmas, keperawatan, kebidanan, fisioterapi, komputer, kimia, perpustakaan berbasis e-Library, akses Internet diseluruh area kampus, ruangan perpustakaan, mushala, aula berkapasitas 300 orang dilengkapi AC, sound System dan proyektor, ruangan mini teather, labor microteaching dilengkapi dengan monitoring cctv, CCTV/dan Security yang standby 24 jam dalam sehari, studio band.musik, cafe dan minimarket, sarana olah raga, dan lain-lain.



STIKES FORT DE KOCK memiliki visi mewujudkan SEKOLAH TINGGI KESEHATAN FORT DE KOCK menjadi Institute Unggul Tahun 2017 dan terdepan dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang ilmu dan teknologi, untuk menciptakan sumber daya manusia yang profesional dan mandiri di Sumatera. Untuk mencapainya telah dijalin kerjasama dengan berbagai instansi baik rumah sakit (RS Islam Ibnu Sina Bukittinggi, RS Jiwa HB Sanin Padang, RS Umum Adnan WD Kota Payakumbuh, RS Umum Solok, RS Umum Daerah Padang Panjang, RS Hanafiah Batusangkar, RS Ortopedi Prof. Dr.R. Soeharso Surakarta, RSUD Solok, RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi, RSUD Suliki Kabupaten 50 Kota, RSUD Sawah Lunto, RSUD Lubuk Sikaping, RS Jiwa Marzuki Mahdi Bogor, RSUD Pariaman), instansi pemerintahan (Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Dinas Kesehatan Kab. Padang Pariaman), instansi pendidikan lainnya (STIKes Ceria Buana Bukittinggi, TK Assalam), maupun instansi terkait lainnya (Training ESQ, PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar, Folding Mahaputra Bali, YPAC Solo, IBI Kab. 50 Kota, IBI Kab. Padang Pariaman, IBI Kota Bukittinggi, IBI Kota Solok). Selain itu kerjasama internasional dengan pihak luar negeri juga telah dijalin yaitu dengan Ottawa University Kanada, Boromarajonani College of Nursing Saraburi Thailand, Rumah Sakit Spesialis Putra Jaya Malaysia.

4. STIKES SYEDZA SAINTIKA


Kampus yang beralamat di Jl. Prof. Dr. Hamka no. 228, Air Tawar, Padang ini berdiri pada 5 September 2008. Meskipun terbilang cukup muda, namun STIKES SYEDZA SAINTIKA sudah menampakkan kualitas pendidikan yang baik. Saat ini terdapat 3 program studi, yaitu D3 Kebidanan, S1 Keperawatan dan S1 Kesehatan Masyarakat dan seluruhnya sudah mendapatkan akreditas B dari BAN-PT. Kampus yang bernaung dibawah YAYASAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dan mampu bersaing dalam dan luar negeri


Dari sisi fasilitas, STIKES SYEDZA SAINTIKA juga dinilai baik. Kampus ini memiliki Lab Maternitas, Lab Alat, Lab KGD, Lab Keperawatan Jiwa, Lab Keperawatan Anak, Lab Biomedik, Ruang Triase sebagai fasilitas pembelajaran mahasiswa. Selain itu juga terdapat ruangan perpustakaan tempat mahasiswa bias membaca buku-buku dari berbagai referensi dan sarana music bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan bakat soft skill di bidang seninya. Kampus ini juga dilengkapi dengan fasilitas Wifi agar memudahkan mahasiswa dalam mengakses internet, lapangan dan halaman parker yang cukup luas. Bagi mahasiswa asal luar daerah juga terdapat asrama putra-putri terpisah.


Guna dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, kampus ini menjalin kerjasama dengan berbagai instansi baik dalam negeri maupun luar negeri. Di antaranya Faculty of Health of Deakin University of Australia, Rumah Sakit Mahkota Medical Malaka,  RSUP. DR. M. Djamil, Padang, RSUD. DR. Rasidin, Padang, RSUD Padang Panjang, Fakultas Kedokteran Unviersitas Andalas, Padang, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, Rumah Sakit DR. Reksodiwiryo, Padang, Dinas Kesehatan Kota Padang, Rumah Sakit Bunda Medical Centre, Padang, Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang, Bidan praktek swasta yang ada di Kota Padang dan Bidan praktek swasta yang ada di Pesisir Selatan.

Sebagai instansi yang aktif berperan dalam membangun bangsa, mahasiswa STIKES SYEDZA SAINTIKA sering ditempatkan untuk dinas di berbagai daerah, baik itu perkotaan maupun non perkotaan. Hal ini juga ditujukan agar pelayanan kesehatan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat perkotaa, akan tetapi juga yang berada di pedesaan, sehingga diharapkan terwujudnya pemerataan tenaga kesehatan.

Sebagai penghasil tenaga kesehatan yang berkualitas, STIKES SYEDZA SAINTIKA memiliki visi menjadi Pendidikan Tinggi Kesehatan yang Profesional dengan dilandasi oleh nilai-nilai moral yang tinggi, kesabaran, ketabahan, keuletan, dan berdaya saing. 

5. AKBID & STIKES ALIFAH


AKBID & STIKES ALIFAH merupakan 2 institusi pendidikan kesehatan yang berada di bawah naungan YAYASAN PENDIDIKAN ALIFAH NURIKHLAS. AKBID ALIFAH didirikan pada tahun 2002 dengan progam pendidikan D3 Kebidanan. Kemudian pada tahun 2004 menyusul didirikannya STIKES ALIFAH yang operasionalnya dimulai tahun 2005 dengan program pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat dan S1 Keperawatan. Saat ini program D3 Kebidanan AKBID ALIFAH sudah mendapat akreditas B dari BAN-PT.


Dengan kampus yang berlokasi dekat dengan pusat-pusat perkantoran, AKBID & STIKES ALIFAH memiliki berbagai sarana penunjang yang lengkap. Gedung kampus ini terdiri dari 18 lokal belajar, laboratorium untuk praktek klinik kebidanan/ keperawatan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, perpustakaan, 1 aula yang dapat menampng 400 mahasiswa, dan beberapa ruangan yang dipakai sebagai kantor, ruangan dosen dan ruangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), mushalla, dan lapangan parkir kendaraan.












Stikes Syedza Saintika Padang Mengutamakan Profesionalitas

by ridho zulandra 0 komentar








Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memperkirakan pada tahun 2011 jumlah penduduk Indonesia adalah 241 juta jiwa lebih. Misalkan saja setiap seribu orang membutuhkan satu orang tenaga kesehatan (baik dokter, bidan maupun perawat), berarti jumlah minimal yang harus tersedia adalah 241 ribu. Namun, hal itulah yang menjadi masalah negara. Jumlah tenaga kesehatan tersebut dinilai masih minim bahkan sangat memperihatinkan. Namun, tentu saja tenaga kesehatan yang diharapkan tersebut bukanlah yang asal-asalan, melainkan yang mempunyai profesionalitas dan etos kerja yang bagus. Hal itulah yang melatarbelakangi Stikes Syedza Saintika untuk menghasilkan lulusan yang dibutuhkan masyarakat.

Stikes Syedza Saintika adalah sebuah pendidikan tinggi yang mengutamakan profesionalitas. Hal itu tercantum dalam visi Stikes Syedza Saintika yaitu menjadi pendidikan tinggi kesehatan yang profesional dengan dilandasi oleh nilai-nilai moral yang tinggi, kesabaran, ketabahan, keuletan dan berdaya saing. Adapun visi tersebut dijalankan dengan misi-misi sebagai berikut:
1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi kesehatan yang profesional, bertanggungjawab dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
2. Menyelenggarakan pendidikan kesehatan yang memiliki dedikasi yang tinggi dan kompetitif dalam menghadapi pasar tenaga kerja di era globalisasi,
3. Menemukan, mengembangkan dan menyebarluaskan pengetahuan di bidang kesehatan,
4. Terlibat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,


Stikes yang dikelola oleh Yayasan Pengembangan Sumberdaya Manusia (YPSDM) ini memiliki tiga jurusan, yaitu Si Keperawatan, D3 Kebidanan dan S1 Ilmu kesehatan masyarakat (akan dibentuk). Demi kelancaran proses belajar mengajar, stikes ini juga ditunjang berbagai laboratorium dengan alat praktek yang lengkap demi kelancaran proses belajar mengajarnya, di antaranya Ruang Kuliah Full AC yang dilengkapi media pembelajaran seperti infokus dan laptop, Ruang Perpustakaan, Ruang Triase, Ruang KMB, Ruang KGD, Laboratorium 1, Laboratorium 3, Laboratorium Alat, Laboratorium Keperawatan Anak, Laboratorium Biomedik, Laboratorium Kep Jiwa dan Laboratorium Maternitas. Selain itu Gedung yang berlantai 3 ini juga merupakan milik sendiri dan bukan bangunan sewaan dari pihak lain. Dan di lingkungan kampus tersebut merupakan area Hot Spot (wi-fi) yang dapat digunakan oleh civitas akademika apabila ingin berselancar di dunia maya.

Perpustakaan

Fasilitas Lainnya

Stikes yang beralamat di jalan Prof Dr. Hamka no 228, Padang ini juga menonjolkan lulusan yang dapat bersaing ketika memasuki dunia kerja nanti baik dalam skala nasional maupun internasional. Lulusan tersebut dapat menjadi yang terbaik dari lulusan-lulusan sejenis lainnya. Dalam usaha mewujudkan usaha tersebut mahasiswa dan mahasiswi Stikes Syedza Saintika akan diberikan program percobaan latihan praktik langsung ke rumah sakit ataupun puskesmas. Selain itu juga ada program studi banding ke luar negeri seperti Australia.

Untuk dapat mencapai tujuan-tujuan tersebut, Stikes Syedza Saintika melakukan kerjasama dengan beberapa instansi-instansi terkait, di antaranya :
1. Faculty of Health of Deakin University of Australia,
2. Rumah Sakit Mahkota Medical Malaka,
3. RSUP. DR. M. Djamil, Padang,
4. RSUD. DR. Rasidin, Padang,
5. RSUD Padang Panjang,
6. Fakultas Kedokteran Unviersitas Andalas, Padang,
7. Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan,
8. Rumah Sakit DR. Reksodiwiryo, Padang,
9. Dinas Kesehatan Kota Padang,
10. Rumah Sakit Bunda Medical Centre, Padang
11. Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang,
12. Bidan praktek swasta yang ada di Kota Padang,
13. Bidan praktek swasta yang ada di Pesisir Selatan,
serta instansi-instansi lainnya.

Untuk mewujudkan pendidikan yang layak dan dapat dicapai oleh seluruh kalangan masyarakat, tersedia beasiswa dari Drjen DIKTI dan Yayasan Pengembangan Sumberdaya Manusia Sumbar serta daru Bank BTN. Dan dalam kegiatan perkuliahan, mahasiwa tidak hanya dihadapkan pada kompetensi semata, akan tetapi juga disuguhkan dengan perbekalan pendidikan shooting ability, sperti proclivity training, pengembangan spiritual dan kepribadian. Hal itu dikarenakan lulusan yang dibutuhkan tidak hanya pintar dalam konsep kompetensi saja, tapi juga harus memiliki moral dan akhlak yang bagus.


website resmi Stikes Syedza Saintika : http://www.syedzasaintika.ac.id


Jurusan Sistem Informasi ITS

by ridho zulandra 2 komentar



Seberapa canggihnya suatu teknologi, tetap saja tidak akan bisa bermanfaat apabila tidak adanya suatu sistem yang dapat mendayagunakan teknologi tersebut. Sistem tersebutlah yang mengatur bagaimana kinerja dari suatu teknologi dihubungkan dengan teknologi lainnya. Hal itulah yang mendasari akan pentingnya Jurusan Sistem Informasi atau yang lebih dikenal dengan SI.

Sebenarnya jurusan SI masih dalam satu rumpun dengan jurusan Teknik Informatika (TC). Perbedaan yang terdapat antara keduanya yaitu Jurusan Sistem Informasi mempelajari tentang bagaimana management dari IT(Information Teknologi), sedangkan Teknik Informatika lebih fokus kepada Teknik Programming. Maka dari itu, Sistem Informasi juga bisa disebut sebagai jurusan yang komplit karena didalamnya terdapat Teknik Informatika dan Management.



Saat sekarang ini tercatat lulusan dari SI masih bisa dibilang sedikit. Hal itu berbanding terbalik dengan kebutuhan negara yang memerlukan banyak tenaga IT Management. Atas dasar itulah, sebagai Institut yang turut membangun bangsa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) juga membuka Jurusan SI terhitung dimulai sejak tahun 2001. Awalnya, sebagai Jurusan yang baru terbentuk, cita-cita yang pertama dari Sistem Informasi adalah agar dapat dikenal di kancah nasional. Dan kini, dengan motto "They built it, we make fortune from it" cita-cita selanjutnya yaitu meyakinkan internasional lulusan dari Jurusan SI ITS dapat bersaing baik dengan lulusan Teknik Informatika ataupun lulusan berbasis IT lainnya di seluruh Indonesia.

Karena SI merupakan jurusan management IT, maka mata kuliah yang dipelajari di SI ITS tidak lepas dari pemrograman dan keterampilan management. Di antaraya yaitu Algoritma dan Pemrograman, Matematika Diskrit, Keterampilan Interpersonal, Sistem Fungsional Bisnis dan lain-lain. Pada 2 tahun awal walaupun tidak semuanya, tapi mahasiswa akan lebih cenderung akan menghadapi mata kuliah yang identik dengan pemrograman. Dan 2 tahun selanjutnya mahasiswa akan banyak mendapatkan mata kuliah tentang management.

----------------------------------------------------------------------------------------------------

Website Jurusan Sistem Informasi : http://si.its.ac.id/


ITS kembali menorehkan prestasi

by ridho zulandra 2 komentar


Apakah yang pertama kali yang melintas di pikiran anda ketika mendengar Institut Teknologi Sepuluh Nopember? Apakah sebuah Institut penuh penghargaan? Apakah Institut yang kaya akan mahasiswa berprestasi? Ya, semua itu memang benar. Kali ini ITS membuktikannya melalui dua kompetisi tahunan yang diadakan Ditjen Dikti Kemendikbud sekaligus. ITS menyabet gelar juara pertama pada Kontes Jembatan Indonesia (KJI) 2011 melalui Candra Prasetya, Rahmad Putra Juniazhar, Reza Arfany, dan Dika Aristia Prabowo. Sedangkan pada Kontes Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) 2011 ITS menyabet gelar juara ketiga melalui Chairul Aprianto, Aan Sulistiyatno, dan Wahyu Candra Prasetya.

Juara yang didapatkan oleh mahasiswa-mahasiswa tersebut tidaklah datang begitu saja, namun harus melalui banyak rintangan. Contohnya saja pada KJI yang dilaksanakn di Universitas Indonesia tersebut, rintangan tersulit yang dihadapi adalah adanya peraturan baru yang tidak mengizinkan penyambungan baja pada jembatan yang dibuat. Namun, hal itu tidak langsung membuat mereka patah semangat. Mereka mencoba untuk menggunakan metode baru yang dapat menggantikan penyambungan baja pada jembatan tersebut. Akhirnya metode cantilever secara penuhpun yang dipilih. Alhasil metode tersebut menjadi yang terbaik di antara peserta yang lainnya. Sebelumnya mereka telah menargetkan untuk dapat menjadi yang terbaik. Target tersebut diwujudkan dengan pengetesan metode jembatan yang mereka buat pada laboratorium struktur.

Begitu juga dengan juara tiga yang diperoleh pada KBGI. Usaha yang mereka lakukan tidaklah sedikit. Dimulai dari tahap awal perancangan dan penelitian sampai kepada persiapan menuju kontse. Pada saat pengumuman para juara, terbukti usaha keras yang mereka lakukan selama ini tidaklah sia-sia. Karena selain juara yang didapat tersebut, proposal yang mereka buat juga menempati pada urutan teratas. Dan hal itu semua sudah cukup untuk membayar kerja keras tersebut. Namun, kerja keras mereka tidak akan berhenti karena masih merupakan titik awal dari perjuangan mereka untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.



ITS bersama ITB mendirikan dua Institut baru

by ridho zulandra 7 komentar


Lulusan sarjana teknik dan sains yang masih sedikit, yaitu 4 % dari target 10 %. Hal itulah yang mendorong Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Institut Teknologi Bandung (ITB)untuk mendirikan dua Institut baru yaitu Institut Teknologi Kalimantan dan Institut teknologi Sumatera. Untuk masalah di mana tepatnya lokasi dari dua Institut baru tersebut masih belum ada kepastian, tetapi untuk Institut Teknologi Kalimantan kandidat terkuatnya adalah di Propinsi Kalimantan Timur, sedangkan Institut Teknologi Sumatera adalah di Propinsi Sumatera Selatan.

Dipilihnya Kalimantan dan Sumatera sebagai lokasi dua Institut baru tersebut karena dinilai banyak SDM yang berkualitas terdapat di lokasi tersebut tetapi belum ada wadah yang dapat menampungnya. Setelah nanti keduanya berdiri diharapkan dapat menjadi Institut besar di Indonesia seperti ITS dan ITB. Dengan begitu, calon mahasiswa dari Kalimantan dan Sumatera tidak perlu susah-susah menyeberang ke pulau Jawa.

Awalnya pendirian dua Institut baru ini dikerjakan bersama-sama oleh ITS dan ITB yang berarti adanya pembagian kerja. Namun, karena pembagian kerja dinilai tidak efektif dan malah membuat susah, maka ditetapkanlah ITS fokus kepada pendirian Insttitut Teknologi Kalimantan, sedangkan ITB fokus kepada pendirian Institut Teknologi Sumatera. Adapun prosesnya dimulai dari uji kelayakan yang sudah dilakukan tahun sekarang, dilanjutkan dengan perencanaan pada tahun baru mendatang. Diharapkan pada tahun 2014 kedua Institut ini sudah bisa berjalan dan menerima mahasiswa barunya. Sedangkan jurusan atau bidang studi apa yang akan dibuka disesuaikan dengan kebutuhan dari daerahnya masing-masing.

Dari ITS sendiri, telah diadakan Forum Group Dicussion (FGD) yang diadakan di Balikpapan dan Samarinda. Di dalam FGD tersebut, tim Feassibility Study (FS) menyebutkan lokasi di Kalimantan Selatan yang paling cocok untuk dibangun Institut ini adalah di Balikpapan. Hal ini berdasarkan pertimbangan banyak faktor, diantaranya faktor budaya yang ada di sana, kebutuhan akan pendidikan, pertumbuhan penduduk, masyarakat usia produktif, kondisi sosial ekonomi masyarakat, ketersediaan dan kelayakan lahan, dan yang lainnya. Selain hal-hal tersebut, faktor yang juga diperhatikan adalah daerah mana yang belum terdapat perguruan tinggi negeri.

FGD sendiri juga menyebutkan ada 8 jurusan yang akan didirikan pada tahap awal, yaitu dalam bidang teknik terdiri dari industri, sipil, elektro dan mesin, dalam bidang sains terdiri dari matematika, fisika dan kimia. Masing-masing jurusan akan menerima 40 mahasiswa baru dengan dosen 6 orang.


Information System Expo 2011

by ridho zulandra 1 komentar

Adalah hal yang wajar apabila hari ulang tahun diperingati dengan sebuah acara yang bermanfaat dan dapat berbekas diingatan. Begitulah yang dilakukan jurusan Sistem Informasi ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Dalam rangka memperingati ulang tahunnya yang ke 10, jurusan Sistem Informasi ITS melalui Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) mengadakan IS Expo (Information System Expo) yang diadakan selama lebih kurang 1 minggu dan acara puncaknya diadakan pada tanggal 2 November 2011 di Pusat Robotika ITS. Adapun dalam IS Expo tersebut terdapat beberapa rangkaian acara yang dimulai dari Visit JSI, yaitu kegiatan pengunjungan jurusan SI ITS bagi siswa SMA sederajat, lomba band antar SMA, seminar SAP, pemecahan rekor MURI dengan Update status jejaring sosial Twitter lewat 1.111 akun yang berbeda dan ISE Toningt (Together In One Night).Acara yang berlangsung meriah ini berjalan dengan sukses dan mendapatkan tanggapan yang positif baik dari pengunjung maupun peserta. Terbukti dengan antusias dari yang mengikuti serangkaian acara tersebut dari awal sampai akhir.
Acara yang pertama, yaitu Visit JSI, diikuti oleh puluhan siswa SMA yang langsung datang ke jurusan SI ITS. Di sana mereka diperkenalkan beberapa elemen dari jurusan SI sendiri, mulai dari fasilitas kampus sampai kepada kegiatan pembelajaran dari salah satu dari mata kuliah yang ada. Mereka dipersilahkan untuk melihat labor-labor yang ada di SI, ruangan kelas, gazebo dan yang lainnya. Setelah itu, mereka diajak untuk mencoba salah satu mata kuliah, yaitu Keterampilan Interpersonal. Dalam mata kuliah itu yang dilatih adalah soft skill karena hal yang terpenting yang harus dimiliki oleh mahasiswa SI adalah soft skill yang terasah. Mereka sangat bersemangat untuk mengikuti seluruh kegiatan yang terangkum dalam Visit JSI.
Selain itu, acara yang lain adalah lomba band SMA sederajat. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa band yang tidak hanya berasal dari Surabaya saja, tapi juga ada yang dari luar Surabaya. Masing-masing band membawakan lagu yang berbeda. Tahap seleksi sudah dimulai sebelum acara Visit JSI dilaksanakan dan yang lulus seleksi akan tampil pada ISE Tonight. Pada tanggak 2 November dilangsungkan acara Seminar SAP pada pukul 08.00 sampai 12.00 WIB dan dilanjutkan dengan ISE Tonight pada pukul 15.00 sampai 24.00 WIB. Seminar SAP diikuti oleh puluhan orang yang tidak hanya dari ITS, ada juga yang dari UNAIR dan sebagainya. Dan adapun pemecahan rekor MURI dengan update status jejaring sosial Twitter lewat 1.111 akun yang berbeda, piagamnya diserahterimakan pada acara ISE Tonight.
Seperti yang kabanyakan terjadi pada puncak serangakaian acara, Terlihat peserta yang semakin antusias pada ISE Tonight. Peserta sangat menunggu-nunggu untuk acara ini karena memang pada ISE Tonight didatangkan bintang tamu yang spesial, yaitu Ten 2 Five. Dan Ten 2 Five memang disengajakan tampil pada jam-jam terakhir dari ISE Tonight. Semua itu dilakukan agar intensitas acara yang semakin ke ujung semakin meningkat. Namun, walaupun tampil pada jam-jam terakhir, tidak terlihat perasaan lelah dari peserta ketika sudah melihat band kesayangannya tersebut. Semua kesuksesan dari acara tersebut tidak akan terjadi apabila tidak ada persiapan yang matang dan kerjasama baik dari panitia maupun peserta.


Followers