SELAMAT DATANG DI PORTAL DARI MAHASISWA AWAK UNTUK INDONESIA                                                           DAPATKAN BERBAGAI TULISAN DAN OPINI TENTANG ISLAM, MINANGKABAU, NASIONAL DAN INTERNASIONAL, DUNIA MAHASISWA DAN YANG LAINNYA DI SINI                                                                                                                     

ITS kembali menorehkan prestasi


17.50 | ,


Apakah yang pertama kali yang melintas di pikiran anda ketika mendengar Institut Teknologi Sepuluh Nopember? Apakah sebuah Institut penuh penghargaan? Apakah Institut yang kaya akan mahasiswa berprestasi? Ya, semua itu memang benar. Kali ini ITS membuktikannya melalui dua kompetisi tahunan yang diadakan Ditjen Dikti Kemendikbud sekaligus. ITS menyabet gelar juara pertama pada Kontes Jembatan Indonesia (KJI) 2011 melalui Candra Prasetya, Rahmad Putra Juniazhar, Reza Arfany, dan Dika Aristia Prabowo. Sedangkan pada Kontes Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) 2011 ITS menyabet gelar juara ketiga melalui Chairul Aprianto, Aan Sulistiyatno, dan Wahyu Candra Prasetya.

Juara yang didapatkan oleh mahasiswa-mahasiswa tersebut tidaklah datang begitu saja, namun harus melalui banyak rintangan. Contohnya saja pada KJI yang dilaksanakn di Universitas Indonesia tersebut, rintangan tersulit yang dihadapi adalah adanya peraturan baru yang tidak mengizinkan penyambungan baja pada jembatan yang dibuat. Namun, hal itu tidak langsung membuat mereka patah semangat. Mereka mencoba untuk menggunakan metode baru yang dapat menggantikan penyambungan baja pada jembatan tersebut. Akhirnya metode cantilever secara penuhpun yang dipilih. Alhasil metode tersebut menjadi yang terbaik di antara peserta yang lainnya. Sebelumnya mereka telah menargetkan untuk dapat menjadi yang terbaik. Target tersebut diwujudkan dengan pengetesan metode jembatan yang mereka buat pada laboratorium struktur.

Begitu juga dengan juara tiga yang diperoleh pada KBGI. Usaha yang mereka lakukan tidaklah sedikit. Dimulai dari tahap awal perancangan dan penelitian sampai kepada persiapan menuju kontse. Pada saat pengumuman para juara, terbukti usaha keras yang mereka lakukan selama ini tidaklah sia-sia. Karena selain juara yang didapat tersebut, proposal yang mereka buat juga menempati pada urutan teratas. Dan hal itu semua sudah cukup untuk membayar kerja keras tersebut. Namun, kerja keras mereka tidak akan berhenti karena masih merupakan titik awal dari perjuangan mereka untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.



Comments
2 Comments

2 komentar:

rang minang mengatakan...

sungguh bangga, ada prguruan tinggi d Indonesia yg mmpunyai daya saing

Fiizhtan mengatakan...

Apapun namanya, kita tetap satu Indonesia

Posting Komentar

Followers